Perkuat Kolaborasi Akademik, Prodi S2 Pendidikan Matematika Unsika Jalin Kerja Sama dengan Pendidikan Matematika UST, Dilanjutkan Visiting Lecture Etnomatematika


Yogyakarta, 9 Oktober 2026. Program Studi S2 Pendidikan Matematika Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) resmi menjalin kerja sama dengan Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST). Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MOA) pada Jumat, 9 Oktober 2026, secara luring di Kampus UST, Jl. Batikan, Tahunan, Umbulharjo, Yogyakarta.


Kegiatan ini dihadiri oleh Dr. Sigit Sujatmika, M.Pd. (Dekan FKIP UST), Prof. Dr. Sutirna, M.Pd. ( Dekan FKIP Unsika), Dr. Rafiq Zulkarnaen, M.Pd. (Koordinator Program Studi S2 Pendidikan Matematika Unsika), Dr. Tri Astuti Arigiati, M.Sc. (Koordinator Program Studi S1 Pendidikan Matematika UST); serta para dosen dari kedua belah pihak.  Kerja sama ini mencakup penguatan tridharma perguruan tinggi, yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Bentuk kegiatannya antara lain kuliah tamu, pertukaran dosen, penelitian bersama, dan publikasi ilmiah. 

Visiting Lecture: Etnomatematika

Seusai penandatanganan MOA, kegiatan dilanjutkan dengan visiting lecture bertema “Etnomatematika” yang disampaikan oleh Dr. Indrie Noor Aeni, M.Pd. dari Unsika. Kuliah tamu ini diikuti oleh dosen dari kedua program studi. Etnomatematika mengkaji bagaimana konsep dan praktik matematika tumbuh dalam budaya masyarakat. Dalam pemaparannya, Dr. Indrie membahas contoh unsur budaya yang dapat dieksplorasi seperti batik, bangunan tradisional, atau permainan tradisional, serta pemanfaatannya sebagai konteks pembelajaran dan bahan penelitian. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif, ditandai dengan sesi diskusi/tanya jawab. Pemilihan tema ini juga relevan dengan lokasi kegiatan di Yogyakarta, yang kaya akan warisan budaya yang bisa dikaji dari sudut pandang matematika. 


Melalui kerja sama ini, kedua program studi berharap dapat saling memperkuat mutu akademik dan riset pendidikan matematika, termasuk pengembangan kajian etnomatematika yang berakar pada kearifan budaya lokal.